Senin, 10 Agustus 2015

Tutorial CorelDraw Menggunakan Text Tool




 DesainBelajarIlmu Tutorial CorelDraw Menggunakan Text Tool untukpemulaygseringdipakaidalammembuatkaryadesaingrafismenggunakan Corel Draw.Pada tutorial inikitaakanmempelajarbagaimanacarauntukmembuatillustrasidasaratau basic yang bisadilakukanpada software desaingrafis CorelDraw. Perludiingatkanbahwaberapapunversi CorelDraw Anda, mulaicoreldraw 9 sampai coreldraw X5 (terbarusampai tulisan inidibuat), tutorial inimasihbisadipakai.
Nah, Vector yang biasaandagambar di COREL ada 2 jenis, yaitu :
  1. SHAPE, bentukdasar( bulat, kotak, polygon, Text, dsb ) yang hanyabisadiaturpada Align, Transformasi, Shaping, dan Order nyadantidakbisalagi di MODIFIKASI / dieditsesuaikeinginankita.
  2. CURVE ( kurvaterbukadantertutup ), Shape ( bulat, kotak, polygon, Text, dsb) yang udah di Convert menjadi curves. Curve inibisakitamodifikasidenganmengatur shape pointnyasehinggahasilnyasesuaidengankeinginankita. Caranya ??Pilih shape>ctrl+Q!! Kemudian modifikasilah shape tadidenganmenggunakan SHAPE TOOL.!! Oke, lihatcontohdibawahini :
  3. Tutorial CorelDraw Membuat Shape Dasar

Teks yang dibuatmenggunakan text tool secara default berupa shape.Tulisanberupakalimat yang dibentukdengan text tool bisa di buatmenjadilebihmenariksepertimembuat text melingkar ataumenyesuaikandenganlekukangaris yang dibuatdaribezier tool.

Cara menggunakan Text Tool pada Corel Draw
Langkah 1
Buatdokumenbarupada lembarkerjacoreldraw dengancaraklik menu File > New [ CTRL+N ] kemudianklik OK.
Langkah 2
Pilih text tool yang adapada toolbox. Kita akanlihatapasaja yang adapada property bar.
Tutorial CorelDraw Menggunakan Text Tool
Langkah 3
Ada duabuahmacamtipeteks yang bisadihasilkandengan text tool, yaitu mode kata / kalimatdan mode paragraf.
Mode kata / kalimat

Untukmembuat mode kata / kalimatklik text tool padalembarkerjadantulis kata / kalimat.Untukmembuatgarisbarutekan enter.
Mode paragraph

Untukmembuat mode paragrafkliktahandangeserkekakan / kiri, lepaskan.Tuliskankalimathinggamembentukparagraf.Untukmembuatparagrafbarutekan enter.
Tutorial CorelDraw Menggunakan Text Tool
Notes :
Ketikasebuah tool shape terpilihdalamhalini text tool, makapada 
property barakanadapengaturan yang nantinyaakanmempengaruhihasilpembuatansebuah shape. Property bar iniakanberbedapadasetiap tool yang aktif, namunadabeberapa yang sama, sepertiukuran, letakobjekxy, ukurangaris, skalaobjekdan lain-lain.


Cara Mengedit Text Kata / Kalimatpada CorelDraw
1.    Shape tool

Klik pick tool padakemudianklik shape tool, klikkalimatdengan shape tool kemudian 1. arahkan mouse ke handle bawahuntukmengubahjarakantarkalimat, kliktahandangeser 2. Arahkan mouse ke handle kananuntukmengeditjarakantarteks, kliktahandangeser 3. Arahkan mouse ke node untukmemindahdanmemutarsatu huruf pada node terpilih.
Pada property bar
Supercriptdigunakanuntukmengubah huruf menjadikecil di atas
Subscript digunakanuntukmengubahhurufmenjadikecil di bawah
Tutorial CorelDraw Menggunakan Text Tool
4.    Pick Tool
Jikakitamenggunakan pick tool makakitaakanbisamerubah jenis font pada property, membesarkandanmengecilkan font denganmeng-kliktahangeser handle kotakbewarnahitam yang mengelilingikalimat yang dipiliholeh pick tool.
Mode perataan( align ) jugadapatdiaksesmenggunakan tool inidengancaramemilihdulukalimat yang ingin di edit danubah align pada property bar. Ada tidak rata, rata kanan, rata kiri, rata tengah, rata kanankiridan rata full kanankiri
Cara MengeditParagrafpada CorelDraw
Cara mengeditteksmenggunakan shape tool samadenganmengeditpadakalimat yang ada di atas. Untuk mode pembuatankolomparagrafklik pick tool kemudianklikpadaparagraf yang akandibuatmenjadikolom. Pada handle tenganhbawahkliksekalikemudiankliktahandangeser. Makatulisan yang adapadaparagrafakandisambungsecaraotomatismenjadisebuahkolom. Perpanjangataulebarkankolommelalui handle kotakhitampojokdansampingdengankliktahandangeser.
Tutorial CorelDraw Menggunakan Text Tool
Agar pembuatankolomsamagunakan guideline yang bisaditarik( kliktahangeser ) dari ruler ( view > ruler ) dankombinasikandengan fungsi snap to guideline. Selamatmencoba.

…………………………………………………………………………….

Selasa, 28 Juli 2015

pengertian,sejarah,bentuk,pengukuran,perkembangan tipografi

Pengertian tipografi
Tipografi (dalam bahas inggris : Typography) adalah perpaduan antara seni dan teknik mengatur tulisan, agar maksud serta arti tulisan dapat tersampaikan dengan baik secara visual kepada pembaca. Pengolahan tipografi tidak hanya terbatas lewat pemilihan jenis huruf, ukuran huruf, dekorasi, kesesuaian dengan tema, tetapi juga meliputi tata letak vertikal atau horizontal tulisan pada sebuah bidang desain.
Ilmu tipografi digunakan pada banyak bidang diantaranya desain grafis, desain web, percetakan, majalah, desain produk dll.
Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph. Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia, yang terkenal dengan nama Hieroglif pada sekitar abad 1300 SM. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia, yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus.
Puncak perkembangan tipografi, terjadi kurang lebih pada abad 8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri, mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi.
Saat ini tipografi mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan hingga mengalami komputerisasi. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya.
—   

—  Anatomi font dan bentuk huruf pada tifografi
—  Setiap individu huruf, angka, dan tanda baca dalam tipografi disebut sebagai character. Seluruh character secara optis rata dengan baseline. Tinggi dari badan huruf kecil secara optis rata dengan x-height. Setiap character apakah huruf besar atau kecil memiliki batang (stem) yang pada bagian ujung-ujungnya dapat ditemukan beberapa garis akhir sebagai penutup yang disebut terminal. Pada dasarnya setiap huruf terdiri dari kombinasi berbagai guratan garis (strokes) yang terbagi menjadi dua, yaitu guratan garis dasar (basic stroke) dan guratan garis sekunder (secondary stroke).
—  Apabila ditinjau dari sudut geometri, maka garis dasar yang mendominasi struktur huruf dalam alfabet dapat dibagi menjadi 4 kelompok besar, yaitu:
—  Kelompok garis tegak-datar; EFHIL
—  Kelompok garis tegak-miring; AKMNVZXYW
—  Kelompok garis tegak-lengkung; BDGJPRU
—  Kelompok garis lengkung; COQS
—   

—  TIPE PENGUKURAN
- Leading
- Kerning
- Tracking
- Baseline Shift
- Left aligned
- Center aligned
- Right aligned
- Justified aligned
Ada dua tipe pengukuran, relatif dan spacing measurements
—  Sistem pengukuran atau type measurements ini dibagi menjadi 2 yaitu :
—  1. Relative Measurement
—  Tiga dasar sistem pengukuran Relative Measurement dalam tipografi adalah: point (biasa disingkat dengan pt), pica (dibaca: paika), dan unit. Point digunakan untuk mengukur tinggi huruf, sedangkan pica digunakan untuk mengukur panjang baris. Pengukuran dari lebar persatuan huruf serta jarak antar huruf dihitung dengan satuan unit.
— 
Perhitungan unit hanya digunakan dalam proses yang menggunakan teknologi phototypesetting dan digital composition – teknologi yang digunakan untuk pengetikan dan pencetakan huruf agar dapat mendapatkan hasil cetak yang tajam dan presisi. Pada tahun 1737, Pierre Fournier, seorang pembuat huruf (type founder) dari Paris menemukan sistem pengukuran huruf dalam satuan point.
—  Sistem pengukuran huruf yang lain diperkenalkan 40 tahun kemudian oleh Francois Ambroise Didot dari Perancis. Acuan yang dipakai sekarang adalah sistem Anglo-Saxon dengan perhitungan 72 pt setara dengan 1 inch atau 2,539 cm. Sistem pengukuran tipografi tersebut berawal dari teknik cetak movable type yang pada perkembangan berikutnya diciptakan standarisasi pengukuran dan satuannya.

—  2. Spacing Measurement
— 
Didalam Spacing measurement ini digunakan satuan pengukuran, yaitu :
Kerning
Pengukuran jarak antar huruf (kerning) dalam phototypesetting dan digital composition dihitung dengan sistem unit. Sistem ini tidak memiliki acuan pengukuran yang tetap, dalam pengertian bahwa unit memiliki nilai yang berbeda-beda tergantung kepada sistem yang digunakan. Em berupa kotak seukuran besarnya huruf, kemudian bila kotak ini dibagi menjadi beberapa segmen yang sama besar, maka setiap segmen ini disebut sebagai unit. Sebuah huruf ‘U’ dapat memiliki lebar 12 unit, sementara huruf ‘t’ dapat memiliki lebar 12 unit, sementara huruf ‘t’ dapat memiliki lebar 6 unit.
Leading
Pengukuran jarak antarbaris (leading) dihitung dengan menggunakan satuan point. Teknik tradisional memakai lembaran metal yang disisipkan di antara baris. Lembaran metal ini memiliki ketebalan yang beragam.
Tracking
Pengukuran jarak antar huruf dalam satu kata, kalimat atau tulisan tertentu.
—  Baseline Shift
Sebuah baseline shift digunakan untuk mengukur jarak antara huruf dan basline (letak paling bawah dari sebuah huruf, biasanya membentuk garis) ke atas atau kebawah
Left Align
 Pengukuran huruf yang memungkinkan sebuah tulisan dapat menjadi rata kiri
Center Align
Pengukuran huruf yang memungkinkan sebuah tulisan dapat menjadi rata tengah
Right Align
Pengukuran huruf yang memungkinkan sebuah tulisan dapat menjadi rata kanan
Justify
Pengukuran huruf yang memungkinkan sebuah tulisan dapat menjadi rata kiri dan kanan
—   
—   
by:EVIA DEWI NUFESIA :)




 
Blogger Widgets